Interlude
Author: Windry Ramadhina
Penerbit : Gagas Media
ISBN :
9797807223
Tebal : 380 Hlm.
Genre : Romance, New Adult
Rating : ★★★★
Hanna,
listen.
Don’t cry, don’t cry.
The world is envy.
You’re too perfect
and she hates it.
Aku tahu kau menyembunyikan luka di senyummu yang retak. Kemarilah, aku akan menjagamu, asalkan kau mau mengulurkan tanganmu.
“Waktu
tidak berputar ulang. Apa yang sudah hilang, tidak akan kembali. Dan,
aku sudah hilang.” Aku ingat kata-katamu itu, masih terpatri di benakku.
Aku tidak selamanya berengsek. Bisakah kau memercayaiku, sekali lagi?
Kilat
rasa tak percaya dalam matamu, membuatku tiba-tiba meragukan diriku
sendiri. Tapi, sungguh, aku mencintaimu, merindukan manis bibirmu.
Apa lagi yang harus kulakukan agar kau percaya? Kenapa masih saja senyum retakmu yang kudapati?
Hanna, kau dengarkah suara itu? Hatiku baru saja patah….
Tampilkan postingan dengan label Windry Ramadhina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windry Ramadhina. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 13 September 2014
Jumat, 21 Maret 2014
Review Buku: London: Angel by Windry Ramadhina #13
London: Angel ( #5 Setiap Tempat Punya Cerita)
Penulis: Windry Ramadhina
Penerbit: GagasMedia
Cetakan Kedua, 2013
Tebal: 330 Hal
Genre(s) : Romance, Drama, Fiction
Rate: ★★★★
Pembaca Tersayang,
Mari berjalan di sepanjang bantaran Sungai Thames, dalam rintik gerimis dan gemilang cahaya dari London Eye.
Windry Ramadhina, penulis novel Orange, Memori, dan Montase mengajak kita menemani seorang penulis bernama Gilang mengejar cinta Ning hingga ke Fitzrovia. Namun, ternyata tidak semudah itu menyatakan cinta. Kota London malah mengarahkannya kepada seorang gadis misterius berambut ikal. Dia selalu muncul ketika hujan turun dan menghilang begitu hujan reda. Sementara itu, cinta yang dikejarnya belum juga ditemukannya. Apakah perjalanannya ini sia-sia belaka?
Setiap tempat punya cerita.
Dalam dingin kabut Kota London, ada hangat cinta menyelusup.
Enjoy the journey,
EDITOR
Mari berjalan di sepanjang bantaran Sungai Thames, dalam rintik gerimis dan gemilang cahaya dari London Eye.
Windry Ramadhina, penulis novel Orange, Memori, dan Montase mengajak kita menemani seorang penulis bernama Gilang mengejar cinta Ning hingga ke Fitzrovia. Namun, ternyata tidak semudah itu menyatakan cinta. Kota London malah mengarahkannya kepada seorang gadis misterius berambut ikal. Dia selalu muncul ketika hujan turun dan menghilang begitu hujan reda. Sementara itu, cinta yang dikejarnya belum juga ditemukannya. Apakah perjalanannya ini sia-sia belaka?
Setiap tempat punya cerita.
Dalam dingin kabut Kota London, ada hangat cinta menyelusup.
Enjoy the journey,
EDITOR
London merupakan novel kelima dari serial STPC (Setiap tempat Punya Cerita) yang sudah terbit, Sebelumnya ada Roma, Paris, Bangkok, Melbourne dan Tokyo. Ini pertama kali saya membaca karya Windy Ramadhina, sekaligus baca serial STPC :) Setelah baca 1 dari serial STPC ini saya udah yakin banget bakal planning baca serial-serial STPC lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)

